Ini Yang Dikorbankan Wanita Bekerja Sambil Mengurus Rumah Tangga

Nah, kamu yang akan menikah dan takut ilmu selama di sekolah dan di bangku kuliah terbuang percuma, bisa loh membuka jasa les privat. Jangan takut kamu harus meninggalkan rumah dan kewajibanmu untuk mengajar. Menurut Yuni, setiapibu bekerjapasti pernah merasakan dilema antara terus meniti karier atau berhenti bekerja demi bisa menghabiskan waktu bersama anak.

Mereka sesekali meminta bantuan sang ibu untuk mengambilkan sesuatu yang mereka butuhkan. Misalnya jangan merokok di dalam rumah, membuang sampah pada tempatnya, bicara dengan perkataan yang baik, dan lainnya. Jika Anda punya waktu sedikit buat anak, jangan langsung memberi yang instan. Alih-alih biar anaknya tidak menuntut waktu orangtua, Anda menuruti berbagai macam permintaan anak, seperti memberi uang jajan yang banyak, membelikan mainan, dan lainnya.

Dengan adanya poin-poin di atas, orang tua bisa mengendalikan tantangan yang mereka alami selama pandemi, sambil memantau tumbuh kembang anak. Karena, stimulasi dan nutrisi yang baik akan menghasilkan tumbuh kembang anak yang optimal. Tujuannya untuk bisa mempelajari tumbuh kembang si kecil, terutama milestone-nya, kalau anak di usia 2 tahun ada berapa kosa kata yang mereka produksi. Ibu rumah tangga memang memiliki waktu lebih banyak dengan keluarga. Tapi tidak membuat wanita karir menjadi lebih egois dari ibu rumah tangga.

Anda dapat menjual paket knowledge web ini melalui ponsel dan membuka semacam counter di halaman depan rumah. “Saya sangat bahagia, saya selalu menikmati semua hal di universitas,” kata Sim. Ia bercerita mengandung dan memiliki Leo tidak akan menghentikannya. Sim bahkan mulai membawa Leo kuliah sejak bayi itu berusia lima pekan. Saya sangat bahagia, saya selalu menikmati semua hal di universitas, kata Sim. Seperti dilansir dari Guardian, Sim menyeimbangkan kehidupannya dengan merawat bayi laki-lakinya, bekerja paruh waktu dan kuliah.

Bekerja sambil mengasuh

Bagi Sandie Angulo Chen, merawat anak-anak sambil memenuhi tenggat waktu kerja sama sulitnya. Di atas segalanya, katanya, menjadi ibu rumah tangga rasanya sangat membanggakan, namun tidak mudah. Kamu gak perlu pergi ke kantor dan tetap bisa bekerja dari rumah sambil menjalankan peran sebagai seorang ibu rumah tangga. Kamu gak hanya akan mendapatkan pendapatan dari hobimu tapi anakmu juga akan senang dengan karya yang kamu buat untuk mereka.

Waktu pun saya sendiri yang menentukan kapan saya akan duduk depan laptop computer ngurus jualan. Hidup jauh dari sanak saudara dan tanpa bantuan nanny, menitipkan anak ke daycare adalah salah satu solusi terbaik menurut saya dan suami. Dekat dengan kantor, ada supervisornya, cocok dengan program yang ditawarkan, menu makan yang diberikan sehat, itu sudah cukup untuk saya.